Senin, 15 Oktober 2012

THIS IS NOT THE END OF TIME

Oleh Elis Rosidah Mardiah

Aku di penghujung hari
Saat Mentari masih berkabung dalam selimut kabut
Sedang angin sedikitpun tak bersenandung
Ratap perih menggema dalam kotak sunyi
Hati …

Embun,, Masih saja basah
Sepertinya kalut mimpi tak berigau ke jaga yang bara
Lihat api masih dipadamkan hujan
Tak ada puisi bunga tuk mu kanda
Selalu saja angin bawakan awan hitam dan
Masih saja basah

Kapankah kita akan bersajak
Seperti muda yang gagah
Seperti jelita dengan pesona
Seperti cinta dan asmara
Seperti wangi dari dupa
Karena pergi ini isyarat
Dewasa dilepas kepik ketiak

Kelu bibir ini saat melepasmu
Namun perpisahan kita bukan akhir nan sendu
Bagai lantunan simpony melankolik dulu
Tapi jadikan permulaan dengan rautan semangat baru
Tuk tajamkan pisau kegemilanganmu Tanpa aku

Kanda ,,, jikalau dirimu tahu
Berat terasingnya aku dalam keterlupaanmu
Kuharap tak seperti malin yang melupakan jasa ibu
Karena air mataku bukanlah kesan kelabu
Tapi untuk bangga dan haru

Jika tinta hitam pernah menggores kanvast yang putih
Semoga hitamnya menjadi lukisan yang indah
Saat terluka dirimu, jiwa raga dan hati
Sebagai bukti kasih untukmu kanda

Agar kau sanggup memaafkan segala kesalahan
Agar kau tegar dalam setiap ujian
Agar kau tegas menghukum kelalaian
Agar kau lembut dalam menghadapi perasaan
Agar kau bangga menyatakan kesetiaan

Dari ufuk laraku selalu terkirim harapan
Terlantun dalam sunyi dan senyapnya dunia
Terdzikir dalam gelapnya lazuard
Terucap lirih dengan jatuhan air mata
Dalam kidung doa untuk mu, kanda….
Percayalah kanda,,
Karena selepas hujan turun akan ada pelangi berwarna
Karena jika gelap malam semakin pekat , sinar fajar akan semakin dekat
Kerana kuncup bunga akan segera merekah
Karena kita masih akan tetap bersama…

*cat untuk Kekasihku Johan Susanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar